EMEM (MEM Eagle), w: 2 mM L-Glutamine, w: 2,2 g/L NaHCO3, w: EBSS
Eagle’s Minimum Essential Medium (EMEM) merupakan salah satu media dasar yang paling banyak digunakan untuk kultur berbagai jenis sel mamalia, terutama garis sel yang melekat. Formulasi klasik yang awalnya dikembangkan oleh Harry Eagle ini mengandung asam amino esensial, vitamin, dan garam anorganik yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan sel primer maupun garis sel yang telah terbentuk dalam kondisi kultur standar.
Formulasi cair yang siap pakai dan telah disaring secara steril ini dilengkapi dengan Earle’s Balanced Salt Solution (EBSS), 2 mM L-glutamin, D-glukosa (1,0 g/L), dan 2,2 g/L natrium bikarbonat (NaHCO3), sehingga cocok untuk digunakan dalam atmosfer inkubator yang dikontrol CO2 (biasanya 5 % CO2). Fenol merah yang disertakan berfungsi sebagai indikator pH, sehingga memudahkan pemantauan visual kondisi media selama kultur sel.
Fitur Utama
- Formulasi MEM Eagle klasik dengan Larutan Garam Seimbang Earle (EBSS)
- Termasuk 2 mM L-glutamin – siap digunakan
- 2,2 g/L natrium bikarbonat – dibuffer untuk inkubasi 5% CO2
- Dengan D-glukosa (1,0 g/L) sebagai sumber karbon utama
- Dengan fenol merah sebagai indikator pH
- Tanpa HEPES dan tanpa natrium piruvat
- Media cair yang disaring secara steril, siap pakai
- pH 7,0 – 7,6
Aplikasi Umum
EMEM mendukung kultur berbagai macam garis sel mamalia, termasuk HeLa, HEK 293, Vero, MRC-5, L-929, BHK-21, dan banyak sel primer. Aplikasi umum meliputi:
- Pemeliharaan rutin dan perluasan garis sel yang melekat
- Alur kerja propagasi virus dan produksi vaksin
- Aplikasi sitotoksisitas dan bioassay
- Studi transfeksi dan ekspresi protein
- Penelitian dasar dalam biologi sel dan biologi molekuler
Untuk pertumbuhan sel yang optimal, EMEM biasanya ditambah dengan 5–10 % serum janin sapi (FBS) dan, tergantung pada garis selnya, dengan asam amino non-esensial (NEAA) dan antibiotik seperti penisilin/streptomisin.
Penanganan & Penyimpanan
Simpan botol yang belum dibuka pada suhu +2 °C hingga +8 °C, terlindung dari cahaya. Setelah dibuka, gunakan dalam kondisi aseptik. L-Glutamin dalam larutan dapat mengalami degradasi secara bertahap – kami merekomendasikan penggunaan media dalam waktu 4 minggu setelah dibuka untuk hasil terbaik, atau menambahkan L-glutamin segar sebelum digunakan jika disimpan dalam jangka waktu yang lebih lama. Biarkan media menghangat hingga 37 °C sebelum ditambahkan ke sel.
Kualitas
Diproduksi sesuai standar kualitas yang ketat. Setiap batch diuji untuk sterilitas, pH, osmolalitas, dan tingkat endotoksin guna memastikan kinerja yang konsisten dalam aplikasi kultur sel.
Spesifikasi Produk
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Jenis produk | MEM |
| Kategori Produk | Media kultur sel |
| Format | Cair |
| Steril | Ya |
| Ukuran | 500 ml |
| L-Glutamin | Dengan L-glutamin (2 mM) |
| Glukosa | Dengan glukosa (1,0 g/L) |
| Natrium bikarbonat | Dengan NaHCO3 (2,2 g/L) |
| HEPES | Tanpa HEPES |
| Natrium piruvat | Tanpa natrium piruvat |
| Fenol merah | Dengan fenol merah |
| Larutan garam | Larutan Garam Seimbang Earle (EBSS) |
| pH | 7,0 – 7,6 |
| Kandungan endotoksin | Tidak ditentukan |
| Penyimpanan | +2 °C hingga +8 °C |
Formulasi (Komposisi per Liter)
| Komponen | Konsentrasi (mg/L) |
|---|---|
| Garam Anorganik | |
| Kalsium klorida · 2H₂O | 265,00 |
| Magnesium sulfat | 97,72 |
| Klorida kalium | 400,00 |
| Natrium klorida | 6.800,00 |
| Natrium dihidrogen fosfat, anhidrat | 122,00 |
| Natrium bikarbonat (NaHCO3) | 2.200,00 |
| Asam Amino | |
| L-Arginine · HCl | 126,00 |
| L-Sistin · 2HCl | 31,30 |
| L-Glutamin | 292,00 |
| L-Histidin · HCl · H₂O | 42,00 |
| L-Isoleusin | 52,00 |
| L-Leusin | 52,00 |
| L-Lisin · HCl | 72,50 |
| L-Metionin | 15,00 |
| L-Fenilalanin | 32,00 |
| L-Treonin | 48,00 |
| L-Triptofan | 10,00 |
| L-Tirosin · 2Na · 2H₂O | 51,90 |
| L-Valin | 46,00 |
| Vitamin | |
| D-Kalsium pantotenat | 1,00 |
| Klorida kolin | 1,00 |
| Asam folat | 1,00 |
| myo-inositol | 2,00 |
| Nikotinamida | 1,00 |
| Piridoksal · HCl | 1,00 |
| Riboflavin | 0,10 |
| Tiamin · HCl | 1,00 |
| Komponen Lain | |
| D(+)-Glukosa | 1.000,00 |
| Merah fenol | 10,00 |